Selasa, 05 Juni 2012

Lipid


LIPID
Lipid didefinisikan sebagai senyawa yang tak larut dalam air yang diekstrak dari organism hidup menggunakan pelarut yang kepolarannya lemah pelarut nonopolar. Definisi ini berdasarkan atas sifat fisik, berlawanan dengan defenisi protein, karbohidrat maupun asam nukleat yang berdasarkan atas struktur kimianya. Istilah lipid mencakupberbagai macam kelompok senyawa yang berbeda-beda strukturnya.
Lipid dalam makanan manusia yang utama adalah triasilgliserol, sterol, dan membrane fosfolipid yang berasal dari hewan dan tumbuhan. proses metabolism lipid  membentuk dan mendegradasi simpanan lipid dan memproduksi karakteristik struktur dan fungsi lipid dalam jaringan tertentu.
Dari defenisi diketahui bahwa lipid tidak larut dalam air. Namun kenyataannya lipid terdapat dalam lingkungan air, sehingga sifatnya dalam air sangat penting dalam sistem biologis. Banyak tipe lipid yang bersifat amfifilik, yang berarti terdiri atas dua bagian yakni daerah hidrokarbon yang nonpolar dan daerah yang polar atau ionic atas keduanya. Istilah amfifilik ini menggantikan istilah amfifatik yang digunakan sebelumnya.
Lipid dapat digolongkan dalam dua bagian bagian besar yaitu:
Ø  Lipid berdasarkan klasifikasinya:
1.   Lipid sederhana : senyawa ester as. Lemak dan       berbagai alkohol, cth lemak atau minyak dan lilin (wax)
2.   Lipid kompleks (gabungan): senyawa ester as.lemak          yang mempunyai gugus lain di samping alkohol dan as.             lemak, cth fosfolifid, glikolofid, dan lipoprotein
3.   Derivat lipid : senyawa dihasilkan oleh proses hidrolisis       lipid, cth as.lemak, gliserol, aldehida lemak, keton, hidrokarbon, sterol, vitamin larut lemak, dan beberapa          hormon
Ø  Lipid berdasarkan sifat kimianya lipid dapat pula dibedakan menjadi 2 golongan:
1.      Lipid yang dapat dihidrolisis, contonya lemak dan minyak
2.      Lipid yang tidak dapat dihidrolisis, contonya sterol dan terpena
Lipid mempunyai peranan atau fungsi biologi penting dalam kehidupan, diantarnya adalah sebagai berikut:
1.      Sebagai bahan bakar
  1. Sebagai bahan pembentuk membran sel
  2. Sebagai isolator (pelindung). Contohnya: Isolasi termal dan elektrik
Asam lemak yang disimpan  sebagai triasilgliserol dalam jaringan adipose adalah sumber energy utama untuk berbagai jaringan ketika ketersediaan slukosa menipis. Stress, latihan panjang, dan kelaparan menyebabkan  mobilisasi depot lipid. Triasilgliserol dihidrolisis olah yang disebut lipase sensitive-hormon, dan asam lemak dilepaskan ke dalam peredaran. Asam lemak yang tak teresterifikasi ini mengikat pada serum albumin , lewat melalui peredaran menuju jaringan lain. Dengan mengikat pada asam lemak, albumin memudahkan pemasukannya ke dalam peredaran serta meminimalkan reaksi detergennya selama pengakutan.
Oksidasi lemak terjadi dalam tiga langkah yang dinamakan aktivasi, tranfor ke dalam mitokondria, dan oksidasi menjadi asetil-Ko-A. Pada umumnya, pemasukan asam lemak ke dalam jalur metabolism didahului oleh konversinya menjadi turunan koenzim A (CoASH). Turunan asli ini disebut alkanoil-KoA atau alkenoil- KoA, yang didalam bentuk ini asam lemak dikatakan  tel;ah teraktivasi. Aktivasi asam lemak menyebabkan pembentukan tioester pada asam lemak dan KoA. Proses ini bersamaan dengan hidrolisis ATP menjadi AMP.
Asam lemak di alam dapat dibagi 2 golongan :
1.   Asam lemak jenuh (saturated acid)
      Contoh : as.palmitat, asam strearat, dan asam kaprat
2.   Asam lemak tak jenuh (unsaturated acid)
      Contoh : asam oleat, asam linoleat, dan asam linolenat
Selain dua golongan di atas, ditemukan juga dua golongan lain:
1.   Asam lemak bercabang (branched chain acid)
2.   Asam lemak siklis (cyclic acid)
Lemak mempunyai fungsi biologiyang sangat penting, yaitu:
Ø  Lemak dalam bahan makanan, berfungsi :
1.   Pembawa energi
2.   Pengantara untuk vitamin-vitamin yang larut             dalam lemak
3.   Sumber untuk asam lemak esensial
Ø  Lemak di dalam tubuh, berfungsi :
1.   Cadangan energi terbesar
2.   Sumber atom karbon bagi berbagai sintesis    yang    terjadi dalam tubuh
3.   Isolator suhu dan elektrik
4.   Bantalan mekanik


                                                                          

                                                                           

Tidak ada komentar: